adfly.468x60.5 Dulang Dollar Melalui ShortURL adf.ly | short URL

19 November 2008

Corel Draw: Membuat Butiran Air
Share 1 komentar


Tutorial yang akan saya bawakan kali ini adalah, membuat butiran air dengan aplikasi CorelDraw, saya sengaja menggunakan Coreldraw. Alasannya adalah vector, yang tidak mengalami distorsi walaupun gambar diperbesar beberapa kali.

Langsung saja :

Pada awalnya kita membutuhkan sebuah rectangle yang nantinya digunakan sebagai alas.
Tekan F6 di keyboard untuk langsung membuatnya. Di sini saya membuatnya dengan ukuran 368 x 234 pixel.


Kemudian saya menggunakan elispe tool dengan menekan F7 di keyboard untuk membuat
sebuah elips dengan ukuran 43 x 51 px.


1. Melakukan duplikasi elips tersebut dengan mengopynya ctrl+c lalu mem-pastenya ctrl+v di tempat yang sama.

2. Setelah itu, di luar persegi, buatlah sebuah rectangle ( ukuran bebas ). Kemudian, rectangle yang telah dibuat tadi di taruh di atas elips hasil kopian yang tadi.

3. Dalam keadaan keduanya terpilih. Lakukan trim ( back minus front ).
Sehingga hasilnya seperti ini, setelah fillnya di beri warna putih.


4. Dengan transparency tool, lakukan transparasi gradien, menjadi seperti ini. kemudian lakukan langkah no 1 sebanyak 2 kali. hal ini di gunakan untuk memberi sisi gelap dari butiran air.

5. Perbesarlah salah satu elips yang tadi ... kemudian lakukan trim, seperti di langkah ke 3.



6. Kemudian dengan transparency tool, lakukan transparansi gradien seperti ini ...


7. Setelah itu, hilangkan outline-nya dengan memilih objek yang akan dihilangkan outline, kemudian klik ikon seperti gambar di bawah ini :


8. Kemudian, buatlah elipse dengan ukuran 6 x 6 pixel. Beri fill colornya warna putih. Setelah itu berilah shadow effect, dengan memilih interactive drop shadow tool, shadow ini akan di gunakan sebagai pantulan cahaya putih nantinya.


9. Beri drop shadow colornya berwarna putih, kemudian drop shadow opacitynya 86 persen.

10. Kemudian buatlah kembali elips dengan ukuran 43 x 51 pixel. Beri fillcolornya berwarna putih.
11. Setelah itu, buat kembali elips dengan ukuran 50 x 51 pixel. Elips ke dua ini di taruh di bawah elips sebelumnya.

12. Lakukan trim ( back minus front ) pada kedua elips tersebut sehingga menjadi seperti ini. Kemudian berilah transparasi sebesar 68 persen.


Yup, hasil akhirnya akan seperti ini.


File tutorial ini dapat di download di sini.
http://unair.info/img/embun/embun.zip

Read More | Goto Top

JavaScript: Gambar Mengikuti Scroll
Share 1 komentar

ini cocok untuk pemasangan iklan di website

<html>
<head>

<body topmargin="0" bgcolor="#000000">
<script>
if (!document.layers)
document.write('<div id="divStayTopright" style="position:absolute">')
</script>
</head>

<body bgcolor="#000000">

<layer id="divStayTopright">
<!--EDIT BELOW CODE TO YOUR OWN MENU-->
<table border="0" width="130" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td><img src="TN_psd0810.JPG" width="171" height="158"></td>
</tr>
</table>
<!--END OF EDIT-->
</layer>


<script type="text/javascript">
/*
Floating Menu script- Roy Whittle (http://www.javascript-fx.com/)
Script featured on/available at http://www.dynamicdrive.com/
This notice must stay intact for use
*/
//Enter "frombottom" or "fromtop"
var verticalpos="fromtop"

if (!document.layers)
document.write('</div>')

function JSFX_FloatTopDiv()
{
var startX = 0,
startY = 0;
var ns = (navigator.appName.indexOf("Netscape") != -1);
var d = document;
function ml(id)
{
var el=d.getElementById?d.getElementById(id):d.all?d.all[id]:d.layers[id];
if(d.layers)el.style=el;
el.sP=function(x,y){this.style.right=x;this.style.top=y;};
el.x = startX;
if (verticalpos=="fromtop")
el.y = startY;
else{
el.y = ns ? pageYOffset + innerHeight : document.body.scrollTop + document.body.clientHeight;
el.y -= startY;
}
return el;
}
window.stayTopright=function()
{
if (verticalpos=="fromtop"){
var pY = ns ? pageYOffset : document.body.scrollTop;
ftlObj.y += (pY + startY - ftlObj.y)/8;
}
else{
var pY = ns ? pageYOffset + innerHeight : document.body.scrollTop + document.body.clientHeight;
ftlObj.y += (pY - startY - ftlObj.y)/8;
}
ftlObj.sP(ftlObj.x, ftlObj.y);
setTimeout("stayTopright()", 10);
}
ftlObj = ml("divStayTopright");
stayTopright();
}
JSFX_FloatTopDiv();
</script>


</body>
</html>

Read More | Goto Top

Teknik Gambar Bentuk Lipatan Kertas
Share 0 komentar


Jumpa kembali dengan penulis, seperti janji penulis sebelumnya, penulis akan membayar lunas sekarang. :D~ Dalam tutorial Coreldraw kali ini penulis akan coba jelaskan pemanfaatan teknik pewarnaan dan shaping yang sederhana untuk memberikan kesan kedalaman dan gelap terang. Perlu dicatat, tools coreldraw yang akan kita gunakan nanti adalah, Shape Tool, Pen Tool, Erase Tool, Transparency Tool dan Rectangle Tool.

Yups, sebelum masuk kedalam tutorial intinya yaitu Teknik Shaping Lipatan Kertas, penulis akan sedikit membicarakan tentang teknik pewarnaan terlebih dahulu. Khususnya teknik pewarnaan gelap terang. Coreldraw bukanlah suatu aplikasi 3D yang dapat menghasilkan bidang gelap dan terang secara otomatis, dengan kata lain CorelDraw tidak dapat berfungsi sebagaimana yang dapat dilakukan oleh aplikasi 3DS Max, Alias Maya Wavefront ataupun aplikasi 3D papan atas lainnya. Namun dalam coreldraw seorang graphic designer benar-benar dituntut untuk sekreatif mungkin menghasilkan kesan kedalaman dari suatu objek yang dibuat agar terlihat benar-benar alami. Ini tantangan yang sulit memang, tapi cukup menyenangkan. Disinilah toolbar serba guna milik coreldraw benar-benar berperan penting sebagai peralatan perang bagi para designer yang menggunakannya. Huff… Untuk teknik gambar bentuk/shaping penulis tidak akan jelaskan secara terperinci karena ini merupakan teknik shaping sederhana yang benar-benar biasa. :D

Sebelum bertempur, biasakanlah untuk membuat lembar baru.
Kemudian klik lembar baru kosong tersebut, pada bagian unit pilih pixels.
Ya, langsung saja kita ujicobakan tutorial coreldrawnya :

Pertama pilih tool rectangle, atau dapat juga menekan F6 di keyboard.


Buat bentuk persegi dengan width 990 px dan heightnya 1319 px


Dengan Erase tools …


Hapus/hilangkan sedikit demi sedikit bagian pinggir-pinggirnya dari objek persegi yang baru di buat tadi sehingga hasilnya seperti ini …


Dengan shape tools …


Lekuk-lekukan bagian ujung atas dan pinggir-pinggir objek persegi tersebut …


sehingga hasil akhirnya nanti akan seperti ini …


Buatlah sebuah shape dengan pen tool ukurannya width 539 px dan height 274 px


Sehingga hasilnya yaitu segitiga seperti ini …


Pilih bagian alas segitiga tersebut kemudian klik kanan pilih to curve


Lekuk-lekukan bagian alas tersebut hingga hasil akhirnya menjadi seperti ini …


Jika di gabung dengan objek persegi yang tadi akan menjadi seperti ini



Sekarang masuk kebagian teknik Pewarnaan I.
Teknik pewarnaan yang pertama ini butuhkan karena nanti objek-objek tersebut akan tumpang tindih sehingga sulit untuk di berikan pewarnaan.

Buatlah duplikat segitiga yang tadi, dengan cara copy paste, kemudian beri warna 90% black seperti ini.


Kemudian pilih menu bitmap, lalu convert to bitmap, setelah selesai dalam kondisi objek yang diconvert tersebut terpilih/terseleksi masuk ke menu bitmaps | blur | gausian blur, berikan radiusnya 10.0 …


Hingga hasilnya menjadi seperti ini …


Kemudian dengan transparency tool,


Buat menjadi transparan di bagian alas segitiga yang telah diblur tersebut,


Kemudian letakkan tepat di bawah segitiga yang sebelumnya, hingga menjadi seperti ini


Dengan Interactive Fill Tool


Lakukan pewarnaan objek persegi sehingga menjadi seperti ini …


Masih dengan interactive fill tool, lakukan pewarnaan pada objek segitiga tadi sehingga hasilnya menjadi seperti ini …


Kemudian dengan pen tool


Buat satu objek baru, di atas objek segitiga, seperti ini …


Seleksi segitiga yang baru tersebut, kemudian tekan shift di keyboard kemudian klik objek segitiga yang telah diberiwarna dibawahnya, pilih menu Arrange | Shaping | Intersect, kira-kira seperti ini hasilnya …


Delete objek segitiga yang paling atas, dan beri warna hitam objek yang dihasilkan dari intersect tadi …


Dengan transparency tool …


Lakukan transparansi di bagian sisi objek hasil intersect tersebut sehingga hasilnya seperti ini ….


Selanjutnya kita akan memberikan efek gelap pada objek persegi paling besar.
Buat objek baru diatas objek persegi yang utama …


Kemudian pilih objek yang baru, kemudian klik shift di keyboard, seleksi objek persegi yang besar di bawahnya, pilih menu Arrange | Shaping | Intersect, sehingga hasilnya seperti ini


Hapus persegi yang paling atas, kemudian beri warna 70% black.
Klik kanan objek yang berwarna 70% black tersebut, pilih extract content, kemudian delete. Dengan transparency tool, buat si objek yang berwarna 70% black tersebut menjadi seperti ini.


Kemudian kita akan membuat lipatan kecil kertas tersebut, pertama buat garis Bantu terlebih dahulu …


Dengan pen tool


Buat objek seperti ini …


Kemudian beri warna putih, dengan transparency tool, lakukan transparency pada objek tersebut sehingga hasilnya seperti ini ..


Dengan pen tool


Buat objek seperti ini …


Kemudian beri warna hitam …


Dengan transparency tool buat objek hitam tersebut menjadi seperti ini …


Untuk selanjutnya konsepnya sama saja, buat objek baru, kemudian berikan kesan gelap terang, sehingga hasil akhirnya akan menjadi seperti ini …


Hmmm, cukup sekian untuk tutorial membuat kertasnya. Kalo ada yang ditanyakan silahkan kirim email ke alkemail@gmail.com
File Tutorial Corel Draw tersebut dapat di download disini.

Read More | Goto Top

Berlangganan

Berlangganan RSS Feed via Email:


Artikel Populer

Blog Archive

Pengikut

blog-indonesia.com



Recomended Download


Add to Your Blog