adfly.468x60.5 Dulang Dollar Melalui ShortURL adf.ly | short URL
Tampilkan postingan dengan label Hosting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hosting. Tampilkan semua postingan

05 November 2008

11 Situs Gratis untuk Bertukar File Besar dengan Cepat
Share 0 komentar

File hosting gratis mungkin sudah tidak menjadi masalah besar dengan cepatnya perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat, tetapi saat ini masih sulit untuk menemukan situs berkecepatan tinggi yang dapat membantu Anda untuk dengan mudah mengirim atau menerima file berukuran besar. Dan inilah 11 situs gratis yang bisa membantu Anda dalam mengirim atau menerima file berukuran besar:

FileBanker: Gratis File Hosting 10GB

FileBanker dapat membantu Anda mengirim file dengan cepat tanpa spam. Anda tidak akan dipaksa untuk mendaftar atau membayar. Ketika Anda harus mengirim sebuah file yang terlalu besar untuk dikirim melalui email, maka FileBanker dapat membantu Anda dengan cepat.

FileBanker

DropSend: Meng-email File Besar dengan Mudah dan Aman

Situs untuk berbagi file yang bagus untuk mengirim dan menerima file besar. Anda juga dapat menyimpan file Anda di DropSend. Jasa mereka cepat, sederhana dan aman.

DropSend

2Big2Send: Cepat, Mudah, Gratis

Memungkinkan Anda untuk mengirim file besar yang melebihi batas penyedia jasa email. Mereka melakukan hal ini dengan meminta Anda meng-unggah (upload) file sebesar apapun ke server penyimpan mereka lalu Anda dapat mengirim email dari sistem mereka dengan sebuah link ke file tersebut.

2Big2Send

Badongo: Gratis Hosting File Dan Gambar

Badongo memberikan pengguna link ke file yang dapat dengan mudah dikirim melalui email atau IM untuk dilihat atau diunduh tanpa harus mengkhawatirkan tentang ukuran atau batasan dari aplikasi IM atau email. Badongo memungkinkan pengguna untuk bergabung dan membentuk jaringan komunitas dimana Anda diperbolehkan mengakses file yang diunggah oleh para anggotanya.

Badongo

Gigasize: Host dan Berbagi File

Gigasize adalah jasa hosting file yang gratis. Dengan gigasize Anda dapat meng-unggah file besar dengan satu klik.

GigaSize

Share Send: Cara Mudah untuk Membagi File

Share Send adalah situs berbagi file yang mudah dan sederhana. Tidak membutuhkan pendaftaran, Anda hanya perlu meng-unggah file dan Anda akan mendapatkan sebuah url untuk membaginya dengan teman atau orang lain.

Share Send

File ai: Membagi File Besar untuk Email dengan Aman dan Gratis

File ai adalah situs gratis yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi file yang tidak dapat dikirimkan melalui email. Anda tidak perlu mengunduh atau menginstal apapun dan file Anda tidak diunggah ke server apapun. File Anda akan dienkripsi dan dikirim secara peer-to-peer melalui browser Anda.

File ai

Windows Live SkyDrive

Windows Live SkyDrive bekerja dengan baik pada Windows apapun atau Mac dengan Firefox 1.5+ atau IE 6+. SkyDrive menyediakan kapasitas penyimpanan gratis sebesar 5 GB yang dapat diakses dari komputer apapun yang memiliki akses internet. Anda dapat membuat folder pribadi atau umum dan Anda apat memutuskan siapa saja yang memiliki akses ke masing-masing folder.

Windows Live Sky Drive

ADrive: Revolusi Backup dan Penyimpanan Online

ADrive.com saat ini memimpin dalam industri backup dan penyimpanan data online dengan menawarkan kapasitas penyimpanan terbesar di internet.

A Drive

Oosah: Galeri, Slideshow dan Berbagi File Online

Oosah adalah situs hosting mudah pakai tetapi kaya dengan konten web 2.0. Di sini Anda dapat mengatur semua konten digital media Anda mulai dari foto, video hingga audio. sushi juga sebelumnya pernah membahas layanan ini secara mendetil.

Oosah

Mozy Online Backup: Sederhana, Otomatis, Aman

Mozy dapat mem-backup semua dokumen, foto, file penting dan lainnya di internet.

Mozy


Sumber artikel: Smashing Apps.

Bonus: Dropbox: layanan backup, sinkronisasi sekaligus berbagi file online terbaik yang cross platform. Lihat juga artikel kami sebelumnya 7 Situs File Hosting Gratis Terbaik.

Sumber: Udaramaya.com

Read More | Goto Top

28 Oktober 2008

Membuat Website Sendiri dan Hosting Gratis
Share 0 komentar

Di bawah ini terdapat daftar 13 aplikasi gratis yang dapat membantu Anda menciptakan dan meng-hosting situs Anda atau klien Anda. Untuk menggunakan aplikasi-aplikasi di bawah ini, Anda tidak membutuhkan keahlian desain dan atau pengetahuan teknis. Anda dapat menciptakan berbagai tipe situs dengan aplikasi-aplikasi ini dan beberapa di menawarkan pembuatan situs berbasis Flash dan sebagian lagi bersifat statis. Ada juga yang menawarkan fungsi blogging dan menciptakan galeri foto. Sebagian besar memang kurang dikenal, tapi memiliki fitur dan fungsi yang menakjubkan. Ok...Selamat membuat situs!

1.Wix: Ciptakan Situs Gratis, Tampilan MySpace Gratis & Tampilan Flash MySpace

Dengan Wix Anda bisa menciptakan situs gratis atau membuat tampilan MySpace termasuk Flashnya. Aplikasi ini merupakan salah satu cara paling sederhana dan cepat untuk membuat dan mendesain sebuah situs.

Photobucket

2.Weebly: Ciptakan Situs dan Blog Gratis

Weebly adalah cara termudah untuk menciptakan situs gratis. Mulai dari situs pribadi sampai profesional, Weebly memungkinkan Anda untuk berkonsentrasi pada bagian terpenting dari situs yaitu konten. Anda dapat menciptakan situs gratis dan blog gratis.

Photobucket

3.Google Sites

Google Sites adalah cara gratis dan mudah untuk menciptakan dan berkolaborasi membuat situs. Aplikasi ini cukup kuat untuk intranet perusahaan dan cukup sederhana untuk situs keluarga.

Photobucket

4.Freewebs: Membuat Situs dengan Album Foto, Blog, Video, Forum dan Lainnya

Aplikasi ini digunakan untuk membuat situs dalam hitungan menit dengan alat-alat sederhana bagi individu, grup atau bisnis kecil untuk berbagi foto dan video, membuka toko, dan membangun sebuah komunitas.

Photobucket

5.SynthaSite: Situs dan Hosting Gratis

Anda bisa membuat situs gratis dengan SynthaSite. Aplikasi ini sangat cepat, mudah serta tidak membutuhkan kemampuan teknis untuk menciptakan sebuah situs yang terlihat profesional dan indah.

Photobucket

6.Viviti: Ciptakan Situs yang Seunik dan Sedinamis Diri Anda

Viviti merupakan cara tercepat untuk membuat sebuah situs profesional, mudah diperbaharui dan hanya dengan beberapa klik saja. Dalam hitungan menit, Anda akan memiliki sebuah situs yang menakjubkan.

Screenshot Viviti

7.Jimdo: Ciptakan Situs Gratis Milik Anda

Sangatlah mudah untuk menciptakan situs dengan aplikasi ini. Anda hanya perlu mendaftarkan diri, ikuti pautan menuju halaman, integrasikan gambar, video dan teks dalam hitungan detik, mengubah desain dengan beberapa klik dan menambahkan sejumlah halaman sesuai keinginan dan segera tunjukkan situs Anda ke teman-teman.

Photobucket

8.Tumblr: Cara Termudah untuk Berbagi

Tumblr membuat hal-hal seperti berbagi teks, foto, kutipan, link, musik, video, telepon, desktop, email atau lain-lain seakan semudah membalikkan telapak tangan.

Photobucket

9.Webon: Situs dan Hosting Gratis

Anda bisa membuat sebuah situs yang dinamis, modis dan bebas iklan dengan aplikasi ini. Selain itu Anda bisa menambahkan widget dari layanan-layanan seperti YouTube, Flickr dan Slide. Para pengembang bahkan dapat menambahkan standar seperti OpenSocial untuk memperkuat library Webon.

Photobucket

10.Webnode: Ciptakan Situs dan Blog Gratis

Webnode menghadirkan cara inovatif untuk menciptakan dan menyunting situs-situs canggih hanya dengan menggunakan sebuah browser. Mendukung fitur drag and drop dari toolbar, Anda dapat menciptakan fitur seperti polling, forum, artikel, katalog, Widget seperti PayPal dan lainnya.

Photobucket

11.Edicy: Ciptakan dan Edit Situs dengan Mudah

Edicy sangat mudah digunakan untuk membuat situs bagi bisnis atau organisasi Anda untuk dipublikasikan melalui internet dalam hitungan menit. Semua alat sudah tersedia online tanpa ada tambahan perangkat lunak yang dibutuhkan. Silakan pilih satu dari desain cantik yang tersedia, masukkan teks, tambahkan gambar dan publikasikan situs Anda dengan alamat situs kustom milik Anda. Mudah bukan?

Photobucket

12.WebSketch: SitusMu CaraMu

Ketika Anda menggerakkan obyek pada halaman Anda di WebSketch, hal-hal lainnya akan secara otomatis memberi jalan untuk Anda. Hasil akhirnya sangat bersih, jelas dan terlihat professional.

Photobucket

13.Microsoft Office Live Small Business (MOLSB): Desain dan Hosting Situs

MOLSB menawarkan hosting situs gratis, alat desain yang mudah digunakan dan laporan trafik situs. Aplikasi ini juga menyediakan segala sesuatu yang Anda butuhkan untuk terlihat profesional dalam situs, sekaligus dukungan 24 jam yang gratis.



Untuk sumber artikel, silakan klik di sini.

Sumber:Udaramaya.com

Read More | Goto Top

15 September 2008

Keunggulan IIX Hosting Indonesia
Share 0 komentar

Saya tak bisa terima dan kirim email. Website saya mati, tidak bisa diakses. Itulah dua keluhan paling nyaring terdengar sejak kemarin akibat terputusnya serat optik telekomunikasi dasar laut di Taiwan. Gempa sebesar 7,1 skala Richter itu menganggu pengiriman data dan paket Internet di Indonesia. Maklum saja, semua penyelenggara jasa internet di Indonesia menggunakan sambungan di Taiwan tersebut untuk akses internasional. Pelajaran apa yang bisa kita petik dari musibah ini?

Pertama, bagi situs yang jelas-jelas menyasar ke pasar lokal, hendaknya sejak awal menggunakan hosting atau co-location lokal.

Indonesia sudah memiliki interkoneksi antar penyelenggara jasa internet dengan bandwidth besar, yakni IIX1, IIX2 dan IIX3. Putusnya koneksi internasional tidak mengganggu koneksi internet lokal. Semua portal atau situs lokal yang ditaruh di Indonesia, sejauh yang saya pantau masih bisa diakses dengan baik. Sebaliknya, beberapa situs lokal yang di-host di luar negeri, tak dapat diakses.

Strategi hosting lokal ini amat penting bagi situs/portal yang menyandarkan nasibnya pada trafik lokal. Selama koneksi Internet belum pulih, trafik situs lokal yang d-host di luar negeri dipastikan turun drastis. Hal ini tentu saja akan mengecewakan para pemasang iklan atau member berbayar. Situs e-commerce tentu akan menghadapi masalah yang lebih rumit.

Selain itu, strategi hosting lokal ini juga amat penting bagi perusahaan lokal yang sedang melakukan kampanye online dalam tempo singkat. Untunglah Toyota Rush yang sedang menjalankan strategi viral dalam tempo tiga bulan berada dalam jalur yang benar. Situs viralnya, Unleash Yourself, di-host di Indonesia. Banner iklannya dipasang di portal-portal yang di-host di Indonesia pula, yakni Kompas, SWA.co.id dan Oto.co.id. Coba bayangkan apa yang terjadi jika situs itu tak dapat diakses di saat gencar-gencarnya promosi?

Kedua, miliki email account dalam dan luar negeri.

Mereka yang terbiasa menggunakan email Yahoo!, MSN atau GMail akan merasakan dampak putusnya koneksi ini. Demikian pula mereka yang menempatkan server email perusahaannya di luar negeri. Untuk mengatasi hal-hal semacam ini, biasakan punya email account di dalam dan di luar negeri. Saya perhatikan sudah banyak perorangan yang menerapkan ini. Namun tak sedikit perusahaan baru atau perusahaan yang kurang perhatian mengenai internet yang tak merasa perlu memiliki website akhirnya membuat email account perusahaan di Yahoo!. Bahkan banyak program teve lokal yang memberikan kontak emailnya di Yahoo! atau GMail.

Dengan strategi memiliki email lokal dan internasional, masalah komunikasi via email akibat musibah di atas dapat diatasi.
kutipan dari : http://www.virtual.co.id

Read More | Goto Top

Pengertian Web Hosting
Share 1 komentar

Apa yang dimaksud dengan Web Hosting :

Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet salah satunya adalah IndoGlobalWeb yang menawarkan jasa WebHosting Terbaik.


Siapa saja yang membutuhkan Web Hosting :

Seperti telah dijelaskan diatas, setiap orang ataupun perusahaan dapat menyewa tempat atau memanfaatkan jasa web hosting ini, didukung dengan kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini maka pemanfaatan jasa web hosting merupakan sarana alternatif yang handal untuk: Promosi, Menyebarkan Informasi, Berjualan, Layanan Publik sampai dengan sekedar tempat untuk menumpahkan isi hati yang kelabu ke dalam buku harian berbasis web (blog: web log) akibat ditinggal kekasih semuanya dapat kami bantu dengan layanan IndoGlobalWeb yang terbaik.

Mengapa Perlu Web Hosting :

Kecepatan menyebarkan informasi tentang Jasa, Produk, Layanan Publik dan lainnya merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan bisnins perorangan atau perusahaan, dan kami IndoGlobalWeb hadir untuk kebutuhan anda tersebut,

Contoh Pertama : di Indonesia hanya dengan kurang lebih Sepuluh Ribu Rupiah dalam waktu satu jam penuh, dengan tidak meninggalkan rumah dan hanya bermodalkan koneksi telepon rumah dari TELKOM, anda dapat menjelajah DUNIA dan memperoleh berbagai informasi, contohnya IndoGlobalWeb menawarkan paket WebHosting hanya dengan harga Rp. 7.500,- anda sudah mendapatkan webHosting yang power full.

Contoh kedua: Seorang mahasiswa kedokteran, dengan dana yang terbatas, untuk mengantisipasi membeli buku kuliah kedokteran yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah, dapat dengan mudah memperoleh informasi ilmu pengetahuan dan teknologi melalui situs web, dan ini menjadi tanggung jawab penyelenggara pendidikan untuk menyediakan layanan web site guna memajukan pendidikan. Bahkan seorang dosen sebaiknya memiliki web site, jika anda membutuhkan jasa kami, maka IndoGlobalweb akan membantu apa yang anda butuhkan.


Kapan anda membutuhkan Situs Web :

Disaat anda ingin memasarkan produk atau jasa melewati batas kabupaten, propinsi, negara, samudra dan benua, disaat anda ingin orang lain memperoleh informasi yang benar mengenai hal-hal kemanusiaan, disaat anda ingin menyebarluaskan pengetahuan demi kesejahteraan sesama manusia, disaat anda ingin melakukan transaksi bisnis yang memudahkan pelangan anda menjangkaunya dari sebuah vila tempat peristirahatan dengan privasi yang tinggi, disaat itulah anda membuthkan layanan web hosting, IndoGlobalWeb ada kapanpun anda membutuhkan layanan tersebut.

Dimana menyewa Web Hosting :

Ratusan bahkan ribuan penyelenggara jasa web hosting, ada dapat memulainya dengan mencari dari mesin pencari google atau yahoo, beberapa penyedia jasa layanan web hosting di indonesia, salah satu yang terbaik dan termurah yaitu IndoGlobalWeb.

Teknologi apa yang digunakan :


Salah satu teknologi yang digunakan adalah fail over hosting, teknologi ini memungkinkan layanan anda tetap online 24 jam karena dudukung oleh beberapa server komputer yang secara otomatis akan menggantikan tugas server komputer yang mengalami kerusakan, dan itu yang dilakukan IndoGlobalWeb demi kenyamanan dan kepuasan costumer kami, juga menyediakan layanan Back Up data anda tiap harinya secara otomatis.

Bagaimana cara Memiliha Web Hosting :

Untuk memilih jasa WebHosting terbaik sesuai kebutuhan anda, pertama anda harus mengetahui apa kebutuhan anda, pilihlah space web hosting sesuai kebutuhan, dan jangan lupa memperhatikan harganya, kedua, jika target pengunjung web anda nantinya sebagian besar berada di indonesia maka pilihlah webhosting dengan server di indonesia atau biasa di sebut IIX, dan jika target pengunjung web anda sebagian besar berada di luar indonesia maka anda dapat memilih web server dengan lokasi di USA, dan kami menyediakan kedua pilihan yang anda butuhkan...

artikel kutipan wikipedia indonesia yang telah kami perjelas untuk kebutuhan informasi anda

Read More | Goto Top

APA ITU DOMAIN, TDL, DAN CCTLD?
Share 0 komentar

Pengertian Dan Pengantar Domain

Ketika suatu saat kita hendak mengakses suatu situs web tertentu, biasanya kita cukup mengetikkan alamat situs web tersebut pada browser, dan dalam beberapa saat, tampilan situs yang kita tuju akan segera terpampang pada layar monitor. Demikian pula saat kita saling berkirim email, yang kita butuhkan hanyalah sebuah alamat email untuk menentukan kemanakah pesan kita akan dilayangkan. Semua kemudahan itu tidak lepas dari peranan domain.

Sebenarnya, apa sih domain itu? Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai pengertian domain, kita perlu sedikit mengetahui tentang bagaimana sebuah host di lingkungan internet diakses. Internet terdiri dari jutaan komputer sebagai host yang tersebar di seluruh dunia yang kesemuanya saling berhubungan melalui suatu bentuk jaringan dengan hirarki tertentu. Host-host tersebut saling berkomunikasi melalui suatu protokol standar yang disebut TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Agar setiap komputer yang membentuk jaringan internet dapat berkomunikasi satu sama lain, maka masing-masing haruslah memiliki alamat tertentu. Alamat ini haruslah unik, jadi, tidak bolah ada dua host yang memiliki alamat yang sama.

Sistem pengalamatan yang digunakan berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255. Deretan angka-angka ini dikenal sebagai alamat IP (IP address). Setiap host yang tersambung dalam jaringan internet harus memiliki alamat IP sebagai pengenal agar dapat bekomunikasi dengan host lain dalam jaringan. Pengalamatan berbasis IP ini memungkinkan internet mengalamati lebih dari 4 milyar host. Pada kenyataannya, tidak semua kombinasi alamat IP bisa dipergunakan. Ada beberapa kombinasi khusus yang dicadangkan untuk keperluan tertentu sehingga tidak boleh digunakan untuk keperluan pengalamatan, contohnya adalah IP 127.0.0.1 yang diperlukan untuk menunjuk (lookup) ke host lokal.

Walaupun secara teknis sistem pengalamatan berbasis IP ini cukup handal, tetapi ia masih memiliki kelemahan. Otak manusia umumnya tidak mudah untuk mengingat kombinasi angka dalam jumlah besar. Solusinya adalah mengasosiasikan nomor IP tersebut dalam kombinasi huruf yang membentuk sebuah nama yang mudah diingat. Nah, nama host sebagai pengenal di jaringan internet inilah yang kita sebut sebagai domain, sedangkan sistem pengalamatan berbasis domain dikenal sebagai Domain Name Service (DNS).

Penamaan Domain

Tentu saja untuk menamai sebuah host tidak bisa dilakukan secara sembarangan, Ada aturan-aturan teknis tertentu yang harus dipatuhi agar domain tersebut dapat dipandang sebagai domain yang valid. Pengalamatan berbasis domain menggunakan sistem berjenjang, mulai dari level paling atas (dikenal sebagai TLD, Top Level Domain), hingga jenjang di bawahnya. Ambil contoh situs web ini. Dari nama domainnya dapat dilihat bahwa alamat situs ini (http://dhani.singcat.com) merupakan subdomain dari domain Singcat yang bernaung dibawah TLD .com.

TLD .com (commercial) adalah suatu TLD internasional yang melingkupi host yang menangani aktifitas komersial. Selain itu, dikenal pula TLD .net (network) untuk jaringan, .org (organization) untuk organisasi lain-lain, .edu (educational) untuk lembaga pendidikan, .gov (government) untuk lembaga pemerintahan dan .mil (military) untuk kepentingan militer. Penetapan TLD internasional tersebut berada dalam wewenang ICANN (The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, www.icann.org), sebuah organisasi nirlaba internasional yang khusus menangani hal-hal yang berkaitan dengan alokasi IP di Internet, protokol-protokol yang digunakan, serta manajemen sistem penamaan berbasis domain. Sementara itu, pengelolaan TLD secara administratif merupakan wewenang dari IANA (Internet Assigned Numbers Authority, www.iana.org), yang juga merupakan sebuah organisasi nirlaba yang mengemban fungsi koordinasi global di internet.

Pada mulanya, TLD .com, .net, maupun .org, digunakan sesuai peruntukannnya, namun belakangan karena pemilikan domain dibawah TLD ini bersifat bebas dan menerapkan prosedur yang otomatis, maka peruntukannya cenderung diabaikan. Diantara seluruh TLD internasional tersebut, TLD .com merupakan TLD yang paling laris. Mungkin ini berhubungan dengan demam DotCom yang saat ini sedang melanda dunia sehingga setiap perusahaan akan merasa ketinggalan jaman apabila belum memiliki domain sendiri dibawah TLD .com.

Dewasa ini, pengguna TLD internasional, terutama "trio" .net, .com, dan .org, sudah sangat berjubel. Bagi calon pemilik domain baru, akan sulit sekali untuk menemukan baik kata, maupun singkatan yang belum terpakai. Karenanya ICANN menetapkan beberapa TLD baru, diantaranya .info, .news, .biz, .museum, .coop, .name, dan .aero.

TLD Lokal

Selain TLD internasional, kita juga mengenal TLD lokal yang mencakup suatu negara tertentu (dikenal sebagai Country Code Top Level Domain, ccTLD). Sebagai contoh, ccTLD untuk Inggris adalah .uk, Malaysia .my, dan India .in. Sebuah ccTLD ditetapkan oleh ICANN, namun pengelolaannya diserahkan kepada lembaga yang ditunjuk di negara bersangkutan. Indonesia sendiri memiliki ccTLD .id dan pengelolaannya diserahkan kepada IDNIC (www.idnic.net.id)

Sebagai lembaga otoritas yang mengatur penggunaaan ccTLD Indonesia, IDNIC menetapkan beberapa subdomain bagi ccTLD .id sesuai dengan peruntukannya masing-masing. Subdomain yang tersedia adalah .co.id (corporate, perusahaan), .net.id (network, jaringan atau ISP), .or.id (organization, organisasi lain-lain), go.id (government, lembaga pemerintahan), .ac.id (academy, lembaga pendidikan), dan .mil.id (military, lembaga militer). Belakangan ditambahkan pula subdomain .sch.id (school, sekolahan), .web.id (situs pribadi) dan .war.net.id (untuk Warnet).

Berbeda dengan pemilikan TLD global yang relatif bebas, maka IDNIC menetapkan aturan-aturan yang ketat untuk penggunaan domain berbasis Indonesia. Tujuannya selain untuk mencegah penyalahgunaan, juga agar setiap domain hanya digunakan oleh mereka yang betul-betul berhak.

Beberapa negara termasuk beruntung karena memiliki ccTLD yang mudah diasosiasikan dengan istilah atau terminologi tertentu. Ambil contoh Tuvalu, sebuah negeri mungil ditengah samudera Pasifik. TLD .tv milik negara ini laris manis dikalangan pengelola stasiun televisi. Tidak heran, bahkan stasiun TV Indonesia, RCTI sampai merasa perlu meninggalkan domain rcti.co.id untuk berpindah ke domain rcti.tv. Nasib serupa dialami oleh Micronesia Prancis (French Micronesia) dimana domain .fm milik negara ini kondang dikalangan pengelola stasiun-stasiun radio. Tentu saja negara-negara bersangkutan dapat meraup devisa yang lumayan dari hasil berjualan domain ini.

Bagaimana dengan Indonesia? Walaupun ccTLD .id milik Indonesia dapat dengan mudah diasosiasikan dengan "identifikasi" atau "identitas" -- yang pasti akan menarik perhatian mereka yang menginginkan domain yang unik-namun setidaknya hingga saat ini, IDNIC masih belum berniat untuk menjual domain berbasis Indonesia kepada pihak-pihak, baik perusahaaan, organisasi, atau perorangan yang tidak memiliki kaitan dengan Indonesia.

Cybersquatter dan Domain Pelesetan

Untuk memiliki sebuah domain, maka kita haruslah mendaftar pada badan/lembaga/perusahaan yang yang memiliki hak untuk menambahkan domain baru dibawah TLD yang sudah ada. Lembaga ini disebut dengan Registrar. Bergantung kepada jenis TLD yang kita inginkan, apakah global atau regional, kita bisa mendaftar kepada registrar yang sesuai. Registrar untuk TLD global ada cukup banyak dan mereka mematok harga yang cukup bervariasi, mulai dari dibawah USD 10 hingga yang termahal USD 35/domain/tahun, sedangkan TLD berbasis Indonesia sendiri dapat dibeli di situs IDNIC seharga Rp. 150.000,- /domain/tahun.

Proses registrasi akan memberikan akses ke control panel pada situs web registrar yang bersangkutan dimana pemilik domain dapat melakukan pengesetan lebih lanjut, terutama untuk mengaitkan domain miliknya dengan alamat IP host yang akan menggunakan domain tersebut.

Sepintas biaya yang harus dikeluarkan untuk sebuah domain relatif kecil, namun dalam kenyataannya hal yang sebaliknya bisa saja terjadi. Apa pasal? Sebagai suatu identitas di dunia maya, domain memiliki peran yang signifikan bagi pelaku bisnis. Setiap pemilik domain tentu berharap agar nama domain mereka berkorelasi dengan nama perusahaan atau produk yang hendak ditampilkan melalui media internet. Ini tentu tidak menjadi masalah apabila domain yang diincar tersebut memang belum ada yang memiliki. Tapi kalau sudah? Tentu hanya ada dua alternatif. Yang pertama, adalah mencari domain lain yang juga cocok (dan belum ada yang punya), dan alternatif kedua adalah dengan membeli domain tersebut dari pemiliknya, tentu saja dengan harga yang ia minta.

Kenyataan semacam ini membuat domain sering dimanfaatkan sebagai objek spekulasi yang menguntungkan. Para "spekulan domain" bekerja dengan modus membeli domain-domain tertentu untuk kemudian dianggurkan dengan harapan suatu saat ada pihak yang membutuhkan domain tersebut dan kemudian bersedia membeli dengan harga tinggi. Aktifitas ini dikenal sebagai cybersquatting, dan pelakunya biasa disebut cybersquatter.

Banyak cerita menarik yang berhubungan dengan aktifitas ini. Salah satu pihak yang pernah merasakan "dikerjai" cybersquatter adalah Digital Corp. Sebuah perusaan hardware ternama di AS. Bermula dari sebuah situs mesin pencari (search engine) yang dikembangkan oleh pihak digital. Entah karena masih percobaan atau kurang "pede" bersaing dengan situs mesin pencari lain yang sudah kondang, alamat situs mesin pencari-yang dinamai Altavista-tersebut hanya ditempatkan sebagai sebuah subdomain dari situs Digital. Belakangan ketika diluar dugaan mesin pencari ini menjadi aplikasi yang begitu populer, terbersit niat dikalangan para pengembangnya untuk membuatkan domain tersendiri untuk mesin pencari tersebut dengan domain altavista.com. Celakanya, domain tersebut ternyata sudah ada yang punya. Walhasil pihak Digital harus merogoh kocek hingga puluhan ribu USD untuk menebus domain ini dari tangan sang spekulan.

Peristiwa serupa dialami oleh Amien Rais. Ketua MPR-RI ini terpaksa urung menggunakan domain amienrais.com untuk situs pribadinya yang baru dibuka tahun 2002 lalu karena domain tersebut sudah keburu disambar orang lain. Entah berapa tebusan yang diminta oleh sipemilik domain atau mungkin pak Amien sendiri yang tidak mau repot sehingga ia lebih memilih menggunakan domain e-amienrais.com.

Kisah yang tak kalah serunya dialami oleh sebuah grup band kondang dari tanah air sekitar awal tahun 2002 lalu. Bermula ketika webmaster yang diserahi menjaga situsnya lupa meng-update domain yang sudah kadaluwarsa. Hal ini belakangan berakibat fatal karena domain yang sudah kadaluwarsa tersebut lantas diambil alih seorang cybersquatter asal Hongkong dan diarahkan ke … situs porno! Belakangan sang pemilik baru menawarkan untuk mengembalikan domain tersebut ke pemilik semula. Tentu saja tawaran ini tidak gratis. Tidak tanggung-tanggung ia memasang bandrol hingga USD 8000 untuk domain tersebut.

Tidak cuma kalangan bisnis dan selebritis (baik dari dunia hiburan maupun selebritis politik) yang dipusingkan oleh soal domain. Tidak kurang dari pengelola situs Gedung Putih (www.whitehouse.gov) juga direpotkan oleh hal yang sama. Persoalannya karena ada pihak tertentu yang membuka situs khusus dewasa dengan domain yang sama namun dibawah TLD berbeda dengan situs yang menampilkan salah satu simbol negara adikuasa tersebut.

Kasus serupa (tapi tak sama) juga pernah terjadi di Indonesia antara situs mustikaratu.com, situs resmi milik PT Mustika Ratu, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang obat-obatan tradisional, dengan mustika-ratu.com yang dimiliki oleh pihak lain. Kasus ini bahkan bergulir hingga ke pengadilan dan konon tercatat sebagai kasus hukum pertama yang berkaitan dengan penggunaan domain di Indonesia.

Namun kasus pemelesetan domain yang paling fatal terjadi sekitar pertengahan tahun 2001 lampau, menimpa sebuah situs internet banking (i-banking) milik sebuah bank papan atas di Indonesia. Kala itu seorang hacker, juga dari Indonesia, membuka sejumlah situs dengan domain yang mirip dengan situs bank bersangkutan. Berikutnya, dengan menjiplak isi situs asli ke dalam situs yang menggunakan domain pelesetan tersebut, sang hacker berhasil menjaring ratusan nomor PIN milik nasabah bank tersebut yang keliru melakukan transaksi i-banking di situs yang menggunakan domain pelesetan miliknya. Para nasabah ini masuk ke situs pelesetan tersebut karena salah mengetik alamat situs bank yang dituju. Untungnya, sang hacker tidak berniat buruk. Konon tindakan itu hanya dilakukannya untuk kegiatan penelitian. Begitu pula file yang menyimpan ratusan data nasabah, termasuk nomor PIN, yang terjaring telah dimusnahkan dan tidak sampai disalahgunakan.

Peristiwa spekulasi domain maupun pemelesetan sebuah domain yang telah dikenal publik seharusnya tidak sampai menimpa pemilik situs web berbasis Indonesia apabila mereka menggunakan TLD regional Indonesia. Ini dikarenakan ketatnya prosedur pendaftaran domain berbasis Indonesia sehingga sangat kecil kemungkinan adanya penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungawab. Tapi mungkin karena faktor gengsi atau dianggap lebih bonafid, sehingga banyak pihak yang memilih menggunakan domain global, dengan segala resiko dan konsekuensinya.

Read More | Goto Top

Berlangganan

Berlangganan RSS Feed via Email:


Artikel Populer

Blog Archive

Pengikut

blog-indonesia.com



Recomended Download


Add to Your Blog